K3LH
daftar isi :
- Pengertian K3LH
- Tujuan K3LH
- Manfaat K3LH
- Implementasi K3LH
Pengertian K3LH:
Keselamatan Kerja adalah suatu usaha yang mungkin dapat memberikan jaminan kondisi kerja yang aman dan sehat untuk mencegah kecelakaan,cacat dan kematian sebagai akibat dari kecelakaan kerja pada setiap karyawan dan untuk melindungi sumber daya manusia yang ada.
Kesehatan Kerja adalah suatu kondisi yang optimal/ maksimal dengan menunjukkan keadaan yang fit untuk mendukung terlaksananya suatu kegiatan kerja dalam rangka menyelesaikan proses penyelesaian pekerjaan secara efektif.
Tujuan K3LH :
- Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi dan produktivitas nasional
- Menjamin keselamatan setiap orang lain yang berada di tempat kerja tersebut
- Memeliharan sumber produksi agar dapat digunakan secara aman dan efisien
- Perusahaan atau Instansi menjamin dan melindungi tenaga kerja / pekerja / karyawan atas K3LH tersebut, diantaranya
- Hak atas Kesehatan
- Hak atas Keselamatan
- Menjaga dan Memelihara hasil dari produk yang di lakukan oleh tenaga kerja / pekerja.
- Mencegah Terjadi Kecelakaan saat bekerja.
- Mencegah sumber penyakit di lingkungan kerja.
Manfaat K3LH :
- Menciptakan rasa aman pada para pekerja / karyawan dilingkungan pekerjaan ketika melaksanakan tugas.
- Proses penerapan K3LH berjalan dengan baik karena sudah diciptakannya SOP atau langkah-langkah sesuai dengan prosedur K3LH.
- Penerapan Prosedur pada K3LH dapat berjalan dengan efisien, efektif dan terarah pada instansi atau perusahaan ketika tenaga kerja melakukan tugasnya.
Implementasi K3LH :
Implementasi merupakan sebuah tindakan-tindakan yang dilakukan dalam mewujudkan suatu hal yang sudah dirancang atau didesign sedemikian rupa.
Oleh karena itu Implementasi pada K3LH merupakan tindakan yang dilakukan agar Prosedur K3LH dapat berjalan dengan maksimal.
Bagaimana jika contoh nya di SMK Jurusan TKJ?
- Menggunakan Gelang Antistatik ketika melakukan perakitan komputer.
- Menggunakan alas kaki ketika berhubungan dengan listrik dalam kegiatan perakitan komputer.
- Menggunakan safety belt ketika melakukan instalasi Jaringan.
- Menggunakan helm dan pakaian khusus.
- dan lainya.
Beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk menghindari efek negatif dari bekerja dengan komputer adalah :
- Aturlah posisi tubuh saat bekerja dengan komputer sehingga kita merasa nyaman
- ATurlah posisi perangkat komputer dan ruangan sehingga memberi tasa nyaman bagi kita
- Makan, minum, dan istirahatlah yang cukup
- Gerakkan bandan untuk mengurangi ketegangan otot dan pikiran, dan olahragalah secara teratur
- Sesekali alihkan pandangan ke luar ruangan untuk meny egarkan mata
Mengatur Posisi Komputer :
Posisi Monitor :
- monitor harus diletakkan di tempat yang tidak memantulkan cahaya lain
- letakkan monitor lebih rendah dari garis horizontal mata
- aturlah cahaya monitor (contrast/brightness) agar tidak terlalu gelap dan terang
- sering-seringlah mengedipkan mata (minimal 5 detik setiap 10 menit), apabila mata terasa lelah pijitlah mata secara perlahan dan alihkan pandangan anda ke tampat lain
Posisi Keyboard : letakkan kerboar di tempat yang mudah dijangkau, jangan terlalu jauh dan terlalu dekat, jangan sampai posisi keyboard membuat anda harus membungkuk atau menegadah
Posisi Mouse : sama seperti keyboard, posisi mouse jangan terlalu jauh dan terlalu dekat, usahakan posisi mouse dan keyboar sejajar
Posisi Meja dan Kursi : Meja dan kursi harus berada dalam posisi yang membuat kita nyaman agar tidak membuat otot kita tegang atau kelelahan, kursi usahakan yang mempunyai busa dan mampunyai sandaran yang nyaman. Tinggi meja yang baik adalah 55-75 cm
Kecelakaan kerja dapat mengakibatkan 5 kerugian (5K):
1. Kerusakan2. Kekacauan organisasi
3. Keluhan dan kesedihan
4. Kelainan dan cacat
5. Kematian
Klasifikasi Kecelakaan :
1. Menurut jenis kecelakaan:
a. Terjatuhb. Tertimpa benda jatuh
c. Tertumbuk atau terkena benda lain kecuali benda jatuh
d. Terjepit oleh bende
e. Gerakan yang melebihi kemampuan Pengaruh suhu tinggi
g. Terkena sengatan arus listrik
h. Tersambar petir
i. Kontak dengan bahan-bahan berbahaya
j. Terkena radiasi, dan lain-lain
2. Menurut sumber atau penyebab kecelakaan
a. Dari mesin: pembangkit tenaga, mesin-mesin penyalur, pengerjaan logam, mesin pertanian,pertambangan, dan lainlain.
b. Alat angkut dan alat angkat: kreta, mobil, pesawat terbang, kapal laut, crane, dan sebagainya.
c. Alat lain: bejana bertekanan, instalasi dan peralatan listrik, dan sebagainya.
d. Bahan/zat berbahaya dan radiasi: bahan peledak, radiasi sinar UV, radiasi nuklir, debu dan gas
beracun, dan sebagainya.
e. Lingkungan kerja: di dalam/ di luar gedung, di bawah tanah
3. Menurut sifat luka atau kelainan
Patah tulang, memar, gegar otak, luka bakar, keracunan mendadak, akibat cuaca, dan sebagainya.Dari hasil penelitian, sebagian besar kecelakaan (80%-85%) disebabkan oleh kelalaian manusia..
Kesalahan tersebut bisa disebabkan oleh perencana, pekerja, teknisi pemeliharaan & perbaikan mesin
atau alat lainnya, instalatir listrik, dan bisa juga disebabkan oleh pengguna.
šsumber :
Komentar
Posting Komentar